Analisis Makna Diri Generasi Z pada Media Sosial Tiktok

Authors

  • Muhammad Irgi Alfachrezi Universitas Gunadarma Author
  • Rahma Nur Aulia Universitas Gunadarma Author
  • Nurul Afita Afriyanti Universitas Gunadarma Author
  • Bonar S. Panjaitan Universitas Gunadarma Author

Keywords:

Dramaturgi, Eksistensi Diri, Generasi Z, Kualitatif, Tiktok

Abstract

Perkembangan penggunaan TikTok di kalangan Generasi Z menunjukkan bahwa platform ini menjadi ruang utama untuk menampilkan eksistensi diri. Penelitian ini bertujuan memahami serta menguraikan makna eksistensi diri yang ditampilkan oleh generasi Z di media sosial TikTok. Penelitian memakai pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivis serta teori Dramaturgi Erving Goffman sebagai landasan analisis. Informasi dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan pengamatan terhadap pengguna aktif TikTok. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa informan menampilkan dua bentuk diri: di panggung depan, mereka berperan sebagai kreator konten yang mengatur citra diri agar sesuai dengan norma sosial demi memperoleh pengakuan, sedangkan di panggung belakang, mereka Mengungkapkan diri dengan lebih bebas tanpa khawatir akan kritik dari orang lain. Kesimpulannya, eksistensi diri di TikTok berperan sebagai upaya pencarian identitas dan penerimaan sosial. Peneliti menyarankan agar pengguna dapat menyeimbangkan antara persona digital dan keaslian diri di kehidupan nyata.

References

Artanto, A. Y. T., Dharma, S. A., & Suriyanto. (2023). Pengantar metode penelitian kualitatif ilmu komunikasi. Deepublisher.

Asmarani, A., & Shafira, S. D. (2022). Media sosial Instagram untuk mendukung eksistensi diri @Sholahayub. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 512–530.

Asmungi, L. A. (2023). Metodologi penelitian sosial. Deepublisher.

Barhate, B., & Dirani, K. M. (2022). Career aspirations of Generation Z: A systematic literature review. European Journal of Training and Development, 46(3/4), 139–157.

Fadilla, K. C. (2023). Penggunaan aplikasi TikTok sebagai media eksistensi diri Komunitas Historia Indonesia. E-Journal USM, 25–30.

Girnanfa, F. A., & Susilo, A. (2022). Studi dramaturgi pengelolaan kesan melalui Twitter sebagai sarana eksistensi diri mahasiswa di Jakarta. Journal of New Media and Communication, 49–65.

Goffman, Erving. The Presentation of Self in Everyday Life. New York: Anchor Books, 1959.

Handy, M., & Wijaya, M. (2020). Fenomena TikTok dan Pengaruhnya terhadap Gaya Komunikasi Generasi Muda. Jurnal Penelitian Komunikasi, 23(2), 89–100.

Islam, M. (2018). Eksistensi Diri di Era Media Sosial. Jurnal Psikologi Sosial, 7(2), 113–120.

Nurofik, M., Fatkhurrohman, F., & Widiyanto, A. (2021). Pengaruh Media Sosial Terhadap Pembentukan Identitas Remaja. Jurnal Ilmu Komunikasi, 9(2), 145–156.

Pebrianti, R. (2021). Perilaku Eksistensi Remaja di Media Sosial. Jurnal Sosial Humaniora, 14(1), 55–63.

Rahmana, P. N., Amalia, D., & Damariswara, R. (2022). Pemanfaatan aplikasi TikTok sebagai media. Jurnal Teknologi Pendidikan, 401–410.

Ratri, N. H. (2018). Penggunaan Media Sosial dan Dinamika Interaksi Remaja. Jurnal Komunikasi Remaja, 6(2), 101–112.

Sawitri, D. (2023). Karakteristik Generasi Z dan Kecenderungan Perilaku Digital. Jurnal Psikologi Indonesia, 36(1), 44–57.

Sinambela, B. K. (2023). Pengaruh fitur Instagram Stories terhadap eksistensi diri remaja (Survei pada remaja di RW 09 Ciledug, Kelurahan Sudimara Tangerang). Jurnal Netnografi Komunikasi, 8–18.

Surokim, A., & Handaka, E. (2016). Dramaturgi Erving Goffman dalam Komunikasi Antarpribadi. Jurnal Komunikasi, 10(1), 22–35.

Downloads

Published

2026-01-17