Analisis Beban Kerja Mental Memakai Metode SWAT pada Operator Penjahit Tas (Studi Kasus: UMKM XY)
Keywords:
SWAT, beban kerja mental, scale development, event scoring.Abstract
UMKM XY termasuk usaha kecil dan menengah yang bergerak di bidang pembuatan tas bordir khas Aceh yang berdiri sejak tahun 2004 dan berlokasi di Aceh Utara. Proses produksi dilakukan secara manual oleh delapan tenaga kerja lokal dengan target produksi 50 tas per hari, namun realisasi produksi hanya mencapai sekitar 30 tas per hari. Setiap operator membutuhkan waktu rata-rata 154 menit untuk menyelesaikan satu tas, sehingga produktivitas menjadi rendah dan menunjukkan tingginya beban kerja mental akibat keterbatasan waktu, kompleksitas desain, serta tekanan pencapaian target. Penelitian ini tujuannya untuk mengukur beban kerja mental operator memakai metode Subjective Workload Assessment Technique (SWAT). Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya faktor time load termasuk faktor dominan yang memengaruhi beban kerja mental seluruh operator dengan nilai beban mental berada pada kategori tinggi, yaitu berkisar antara 70,43 hingga 85,96. Rata-rata beban kerja mental operator sebesar 77,72%, yang melebihi batas optimal sebesar 60% pada waktu kerja aktual 8 jam per hari. Oleh karena itu, waktu kerja efektif yang optimal diperkirakan sekitar 6,17 jam per hari, sehingga diperlukan penyesuaian berupa penambahan waktu istirahat atau pengurangan beban tugas. Selain itu, untuk mencapai tingkat beban kerja mental yang optimal, diperlukan penambahan jumlah tenaga kerja menjadi sekitar 10–11 orang.
References
Abbas, S. F. (2001). Analisis Pengaruh Shift Kerja Terhadap Beban Kerja Mental Pekerja Dengan Memakai Metode SWAT. 75–82.
Adhiela Noer Syaief. (2016). II(I).
Departemen, P., Logistik, G., Pt, D. I., Studi, P., Industri, T., Teknologi, I., & Malang, N. (n.d.). Pengukuran Beban Kerja Karyawan Dengan Metode Swat Lestari Jaya Global . TBK.
Fauzy, M. R., & Sudiarno, A. (2019). Application of the Modified Cooper-Harper Method ( MCH ) and Subjective Workload Assessment Technique ( SWAT ) in Hospital. 09(3), 24–30.
Issue, V., Sukhrisno, A. D., Sari, R. K., Azriadi, E., Fiatno, A., & Tanjung, L. S. (2022). JUTIN : Jurnal Teknik Industri Terintegrasi Analisis Beban Kerja dengan Metode SWAT Studi Kasus Di PT Dipayana Okta Abadi. 5(2). https://doi.org/10.31004/jutin.v5i1.9297
Kustanti, K., Nurjannah, S. H., & Pratama, B. A. (2023). Analisis Perhitungan Kebutuhan Tenaga Kerja di Bagian Pendaftaran Rawat Jalan Rawat Jalan dengan Memakai Metode Full Time Equivalent (FTE) di BBKPM Surakarta Periode Tahun 2019-2020. Indonesian Journal on Medical Science, 10(2). https://doi.org/10.55181/ijms.v10i2.450
Lapai, Y., Lahay, I. H., & Rauf, F. A. (2020). Analisis Beban Kerja Mental Pada Mekanik Memakai Metode SWAT dan Metode QNBM. 18(1), 17–22.
Nur, L., Ihsan, H., Retna, D., & Mohammad, G. (2022). Pengukuran Beban Mental Sopir Bus Antar Kota Antar Provinsi Memakai Metode Subjective Workload Assesment Technique ( SWAT ). 5(2).
Nurhakiki Nazlia Sunarto. (2018).
Putri, M. A., Kuhon, F. V., Malcom, H., & Palandeng, F. (2024). Uji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian : Kuesioner pola makan pada penderita gout arthritis. 12, 635–640.
Quality, D., Di, C., & Xyz, P. T. (2020). Analisis Beban Kerja Kognitif Dengan Memakai Metode Subjective Workload Assessment Technique ( SWAT ) Pada Karyawan. 1, 30–35.
Sentanu, D. E., & Suryadi, A. (2023). The Analysis of Employee Workload through Subjective Workload Assessment Technique ( SWAT ) and Swedish Occupational Fatigue Inventory ( SOFI ) Methods. 4(4).
Sitorus, T. M., Novia, C., Lubis, R. F., Zulhamidi, Z., & Senjawati, M. I. (2023). Analisis Lama Waktu Istirahat Berdasarkan Beban Kerja Operator Trolley Dengan Pendekatan Fisiologis Pada Crumb Rubber Industry Di Sumatera Barat. Jurnal Teknologi Dan Manajemen, 21(2), 125– 130. https://doi.org/10.52330/jtm.v21i2.123
Swat, T., & Sampling, W. (2024). Analisis Beban Kerja Mental Karyawan Perkebunan Kelapa Sawit memakai Subjective Workload Assessment Technique (SWAT) and Work Sampling. 9(2), 191– 195.
Talaga, L., Rahmawati, R., & Wahyudi, T. (2023). Minimasi Beban Kerja Mental Fisik Pada Karyawan Di Paskamasala Coffee Dengan Metode Subjective Workload Assessment Technique ( Swat ) Dan Cardiovascular Load ( CVL ). 7(2), 39–49.






